Tampilkan posting dengan label Kehamilan. Tampilkan semua posting
Tampilkan posting dengan label Kehamilan. Tampilkan semua posting

Penyebab Wanita Susah Sulit Hamil

Gangguan kesuburan pada laki-laki dan perempuan bisa menjadi faktor penyebab susah hamil dan mendapatkan anak keturunan. Karena memang untuk bisa mendapatkan anak dan memperoleh kehamilan dua faktor antara suami istri adalah faktor yang utama di dalam kesehatan untuk bisa terjidinya pembuahan dan kehamilan.

Tanda ciri gejala susah hamil pada perempuan di dalam bidang kesehatan memang ada beberapa yang menjadikan alasan kenapa seorang wanita sulit mendapatkan keturunan. Akan tetapi kaum pria atau suami pun bisa menjadi faktor penyebab susah hamil pula.

Karena stigma di masyarakat sulit hamil adalah karena faktor sang istri saja. Padahal untuk terjadinya kehamilan diperlukan peran serta suami isteri dalam hal ini yaitu terjadinya pertemuan antara sel sperma dan sel telur sang istri sehingga nantinya terjadi proses pembuahan dan pembentukan janin di dalam rahim.

Penyebab Wanita Susah Sulit Hamil

Faktor Penyebab Susah Hamil


Mitos kesuburan baik dari pihak laki-laki atau pun kesuburan dari pihak perempuan yang beredar di masyarakat kita pada umumnya antara lain oleh karena beberapa hal seputar mitos kesuburan itu diantaranya karena pengaruh juga dari pihak laki-laki yang mana spermanya encer, ada juga karena pengaruh penggunaan alat kontrasepsi KB yang kurang tepat dan sebagainya.

Dan memang belum tentu kebenaran dari mitos hal yang membuat perempuan susah hamil tersebut benar bila dilihat dari sisi medis kesehatan.

Berikut beberapa keadaan hal yang menyebabkan sulit memperoleh anak sulit hamil antara lain oleh karena faktor sebagai berikut :

Faktor Umur

Meski faktor ini tidak langsung menjadi kendala Anda dalam memiliki buah hati, jumlah sel telur akan secara signifikan menurun sekitar umur 30 dan inilah yang menjadi masalahnya. Sebab semakin sedikit sel telur yang tersedia, semakin sedikit pula kesempatan untuk dibuahi dan diproses menjadi embrio.

Tidak sedikit wanita yang menunda kehamilan dan mendahulukan karir. Namun ketika menginjak usia 30-an ke atas, peluang untuk hamil semakin kecil dibandingkan ketika masih berusia 20-an. Terlebih lagi ketika menginjak usia 40-an, peluang hamil semakin tipis bahkan hilang sama sekali.

Mousa Shamonki, MD, direktur spesialis kesuburan di University of California mengatakan, “Semakin tua usia wanita, jumlah produksi sel telurnya akan berkurang dan terjadi penurunan kualitas secara dramatis. Tubuh wanita tidak dirancang evolusioner untuk hamil dengan mudah seperti ketika wanita berada di usia 20-an tahun.”

Usia dianggap sebagai faktor yang wajar jika dikaitkan dengan infertilitas pada perempuan. Di atas usia 40 tahun perempuan memiliki jumlah sel telur yang lebih rendah dan cenderung kurang sehat. Risiko keguguran pun menjadi lebih tinggi pada kehamilan perempuan yang usianya lebih tua.

Sperma Sedikit

Kesuburan pria tentu memegang peranan yang sama pentingnya dengan wanita. Dalam hal ini adalah jumlah sel sperma pria. Ejakulasi normal harus mengandung setidaknya 39 juta sperma. Jumlah sperma yang rendah atau kurang dari 20 juta sperma per mililiter air mani sangat kurang untuk membuahi sel telur.

Menurut Mayo Clinic, ejakulasi normal harus mengandung setidaknya 39 juta sperma dan dengan hal ini diharapkan akan bisa membuahi sel telur.

Ketika sel sperma pria terlalu rendah, wanita tetap bisa hamil namun biasanya membutuhkan waktu yang lebih lama. Konsultasikan masalah tersebut dengan dokter untuk membantu anda segera mendapatkan kehamilan.

Faktor Penyebab Susah Hamil

Endometriosis

Yang dimaksud dengan pengertian endometriosis adalah suatu kondisi dimana jaringan rahim tumbuh di luar rahim. Kadaan seperti ini umumnya akan bisa mempengaruhi keadaan indung telur, sel telur, saluran telur, rahim dan bahkan fungsi sperma.

Pada endometriosis yang ringan, konsepsi masih mungkin terjadi karena tidak semua wanita akan mengalami infertilitas.

Jaringan rahim yang tumbuh di bagian luar rahim sehingga mempengaruhi indung telur, saluran telur, telur, rahim dan juga fungsi sperma. Pada kasus ringan, konsepsi mungkin terjadi karena tidak semua wanita mengalami gangguan kesuburan.

Pada kasus sulit hamil oleh karena endometriosis maka laparoskopi dapat digunakan untuk menghilangkan jaringan parut yang disebabkan oleh endometriosis untuk membantu pembuahan.

Berat Badan Tidak Ideal

Kurangnya lemak bisa memperlambat produksi hormon-hormon yang diperlukan untuk ovulasi, termasuk hormon estrogen. Estrogen dan testosteron, yang merangsang produksi sperma berasal dari kolesterol.

Wanita yang mempunyai masalah kelebihan berat badan juga mungkin sulit untuk hamil. Hal ini karena sel-sel lemak terlalu banyak menyebabkan kelebihan produksi estrogen, sehingga ovulasi tidak teratur. Juga, obesitas dapat meningkatkan risiko keguguran dan juga merupakan bagian dari tanda gangguan kehamilan yang perlu diwaspadai.

Pada pria kelebihan berat badan atau laki-laki pria yang kegemukan hal ini akan mengakibatkan serta juga membuat gerak sperma lambat dan jumlah sperma mungkin turun karena testis menjadi terlalu hangat karena badan yang gemuk. Jangan terlalu kurus dan jangan terlalu gemuk.

Menopause Dini

Menurut Mayo Clinic, menopause dini didefinisikan sebagai kekurangan atau hilangan menstruasi dan tanda awal habisnya folikel ovarium sebelum seorang wanita mencapai usia 40 tahun. Seorang perempuan dianggap menopause dini jika fungsi ovarium (indung telur) dan menstruasi berhenti sebelum usia 40 tahun.

Penyakit kekebalan tertentu atau bahkan terapi radiasi dapat memicu menopause dini pada perempuan.

Kerusakan Pada Saluran Telur (tuba)

Ketika saluran tuba meradang, hal ini mungkin disebabkan karena adanya penyumbatan atau jaringan parut, yang pada gilirannya, menyebabkan infertilitas. Kerusakan tersebut umumnya disebabkan oleh infeksi penyakit menular seksual, terutama klamidia.

Kasus-kasus lain yang dapat menyebabkan penyumbatan pada tuba termasuk penyakit radang panggul, atau bekas operasi akibat kehamilan ektopik.

Menstruasi Tidak Teratur

Ovulasi yang tidak berkala berkontribusi sekitar 30% dari penyebab ketidaksuburan pada wanita . Boleh saja kita khawatir atau cemas mengenai hal ini karena kesuburan kalau memang ini terjadi.

Namun kabar gembiranya, sebagian pasien sukses kembali ke siklus menstruasi normal dengan menjalani pola makan sehat dan olahraga yang teratur dengan menjalani Pola Hidup Sehat, sedangkan yang lain harus meminum obat untuk membantu kondisi ini.

Kenali Tanda Gejala Gangguan Kehamilan

Gangguan kesehatan pada kehamilan yang akan membahayakan kesehatan ibu hamil dan janin di dalam kandungan perlu untuk diketahui oleh para ibu-ibu hamil. Karena dengan hal ini diketahui, sebagai masyarakat yang awam terhadap berbagai masalah kesehatan ibu hamil maka kita bisa bertanya dan juga berkonsultasi terhadap berbagai macam tanda ciri kehamilan yang tidak sehat kepada dokter dan tenaga kesehatan yang berkompeten.

Pada masa kehamilan, seringkali terjadi banyak gangguan kesehatan selama hamil. Sebagian di antaranya sangat wajar dan umum terjadi tapi bukan berarti sang ibu dapat mengabaikannya. Untuk menangani gangguan kehamilan dibutuhkan tindakan khusus untuk menjaga kesehatan kehamilan itu sendiri.

Kenali Tanda Gejala Gangguan Kehamilan

Jenis gangguan kehamilan beragam, dari yang ringan sampai yang berat. Semua jenis gangguan kehamilan dapat diatasi. Beberapa di antaranya sebetulnya sudah dapat dicegah. Upaya pencegahan dapat dilakukan selama pemeriksaan kehamilan rutin. Dan ini adalah bagian dari Cara Menjaga Kesehatan Ibu Hamil Dan Janin.

Gangguan Kesehatan Ibu Hamil


Berikut ini beberapa gangguan kesehatan ibu hamil yang bisa mengancam kehamilan yang bisa saja terjadi pada ibu-ibu yang sedang menjalani masa kehamilan bial tidak segera mendapatkan perawatan dan pengobatan yang tepat antara lain adalah sebagai berikut :

Mual Dan Muntah (Hiperemesi Gravidarum)
Mual dan muntah dialami oleh 70-85% wanita pada trimester pertama kehamilan. Namun, pada beberapa wanita terus mual dan muntah berlanjut hingga sepanjang masa kehamilan. Dalam 90% kasus, kondisi tersebut sebenarnya tidak memerlukan pengobatan asalkan tidak membahayakan kesehatan ibu yang mengandung dan janinnya. Calon ibu hanya dianjurkan untuk menghindari makanan yang terlalu merangsang/pedas, minum suplemen vitamin dan istirahat yang cukup.

Jika mual dan muntah berlangsung dalam trimester pertama kehamilan itu masih digolongkan normal. Hanya saja perlu dilihat lebih lanjut frekuensi muntah-muntah yang terjadi apakah sudah berlebihan seperti muntah yang terjadi apakah sudah berlebihan seperti muntah lebih dari 7 kali dalam sehari, yang dalam istilah medis dinamakan hiperemesis gravidarum.

Anemia Ibu Hamil
Kekurangan hemoglobin pada ibu hamil akan bisa membahayakan kesehatan ibu hamil dan janinnya. Kita ketahui bersama bahwa darah adalah merupakan komponen yang membawa nutrisi gizi dan oksigen terhadap sang bayi di dalam kandungan. Nah bila dalam hal ini sang ibu kadar HB turun atau dibawah normal, maka sang janin tidak mendapat pasokan nutrisi yang penting bagi pertumbuhan dan perkembangannya di dalam sang rahim ibu.

Anemia dalam masa kehamilan merupakan hal yang sering terjadi. World Health Organization (WHO) melaporkan bahwa 35-75% perempuan pada negara berkembang dan 18% perempuan pada negara maju mengalami anemia dalam masa kehamilan. Adalah normal bagi ibu hamil menderita anemia ringan dalam kehamilannya.

Tapi beberapa orang mungkin mengalami anemia yang lebih serius akibat dari rendahnya kadar zat besi atau vitamin atau dari alasan lainnya. Anemia dapat membuat sang ibu merasa lelah dan lemah. Jika anemia terjadi secara signifikan dan tidak diobati, ia dapat meningkatkan risiko komplikasi serius, seperti kelahiran prematur.

Gangguan Kesehatan Ibu Hamil

Keguguran (Abortus)
Keguguran adalah penghentian kehamilan karena keluarnya janin sebelum waktunya. Pengeluaran janin mati sebelum usia 20 minggu atau dengan berat di bawah 500 gram dianggap sebagai keguguran. Keguguran terjadi pada 15% kehamilan dan dapat terjadi baik secara spontan maupun karena tindakan.

Sebagian besar keguguran terjadi di 14 minggu pertama kehamilan dan lebih dari separuh kasus disebabkan oleh kelainan abnormal genetik atau janin. Keguguran yang berikutnya memiliki berbagai penyebab, gangguan fisik serviks atau uterus sampai ke infeksi berat. Merokok, konsumsi minum alkohol, atau penyalahgunaan obat terlarang adalah berbagai faktor penyebabnya.

Gangguan Kehamilan Penyebab Kematian Ibu Hamil


Ada beberapa jenis gangguan kesehatan yang bisa mengancam kehidupan dan menyebabkan kematian bagi sang ibu hamil dan juga janin di dalam kandungannya. Penyebab kematian ibu hamil diantaranya adalah oleh karena adanya infeksi kehamilan, perdarahan ibu hamil dan juga bisa diakibatkan oleh karena preeklampsia.

Preeklamsia gangguan kehamilan ini tanda gejalanya adalah dengan dengan timbulnya hipertensi dengan tekanan darah 140/90 mmHg. Pada umumnya, tanda gejala preeklamsia ini akan muncul di kehamilan pada periode 20 minggu atau triwulan ke dua dan ke tiga. Tandanya, disertai dengan kaki membengkak (edema tungkai bawah ). Juga ditemukan protein urine yang positif (kelebihan protein) yang diketahui dengan tes laboratorium.

Itu sebabnya, para ibu hamil untuk tidak menyepelekan hipertensi saat hamil. Karena, saat ini preeklampsia merupakan salah satu gangguan kesehatan kehamilan yang kerap merenggut nyawa ibu hamil. Perlu edukasi dan penanganan sedini mungkin untuk mencegahnya. Dan eklamsia dalam kehamilan juga hal yang termasuk di dalamnya.

Ada beberapa faktor resiko terjadinya preeklamsi pada ibu hamil. Bisa oleh karena usia hamil terlalu tua atau muda, multiparitas, anak pertama, atau jarak kehamilan terlalu jauh. Kehamilan kembar atau hamil kelebihan berat badan juga tinggi resiko mengalami preeklampsia.

Begitu juga dengan perempuan yang memiliki masalah medis sebelum hamil seperti diabetes, hipertensi kronis, penyakit ginjal, dan riwayat pernah preeklampsia pada kehamilan sebelumnya.

Tips Cara Menjaga Kesehatan Kehamilan Dan Janin

Kiat Dan Cara Menjaga Kesehatan Ibu Hamil Dan Janin dan juga berbagai hal yang terkait dengan kiat serta tips agar bumil dan janin tetap sehat tentunya harus diketahui dan dipahami dengan baik oleh para ibu hamil. Hal ini penting karena dengan mengetahui akan berbagai hal yang berkaitan dengan kesehatan ibu hamil dan janin yang berada di kandungan dan rahim akan memberikan dampak pengaruh yang baik dan positif terhadap keduanya.

Karena memang menjaga kesehatan kehamilan selama 9 bulan 10 hari proses hamil yang normal secara medis tentunya juga tidak mudah. Manfaat tujuan menjaga kesehatan kehamilan bagi para ibu hamil ini tentunya agar perkembangan dan pertumbuhan sang janin di dalam rahim berjalan dengan baik dan juga normal.

Sehingga nantinya Proses Persalinan Berjalan Normal dan kesehatan keduanya yaitu ibu hamil dan bayi baru lahirnya juga sehat dan selamat pula dalam menjalani proses kelahiran yang tidak mudah pula tentunya.

Tips Cara Menjaga Kesehatan Kehamilan Dan Janin

Mempersiapkan kehamilan sehat bagi seorang ibu hamil adalah merupakan salah satu tanda da bentuk kasih sayang sang ibu kepada calon buah hati dan anaknya kelak. Karena memang seperti yang kita ketahui bersama seperti kata pepatah "Kasih Ibu Sepanjang Masa, Kasih Anak Sepanjang Jalan" memang telah dikenal luas di masyarakat kita.

Seperti informasi yang didapat pada laman situs www.parenting.co.id bahwa langkah dan cara yang harus dijalani oleh para ibu hamil agar janin bisa berkembang dengan baik di dalam rahim dan ia tumbuh menjadi anak yang sehat dan cerdas berikut penuturan dr. penulis buku "100 info penting kehamilan" yang berisikan tips menghindari komplikasi resiko kehamilan agar janin sehat selama di dalam kandungan.

Panduan Untuk Kehamilan Yang Sehat


Antara lain panduan kehamilan sehat adalah dengan melakukan beberapa hal seperti berikut ini :

Pemeriksaan Kehamilan Secara Rutin Berkala
Hal ini dilakukan ketika sang ibu wanita telah diketahui positif hamil. Dengan hal ini tentunya akan memberikan pengetahuan dan wawasan tentang berbagai hal yang berhubungan dengan kesehatan ibu hamil dan janin. Bila pada pemeriksaan kehamilan didapati ada tanda-tanda resiko tinggi pada ibu hamil maka hal ini bisa dicegah dan dilakukan tindakan secara medis oleh dokter yang bersangkutan dan kompetan di bidangnya tersebut.

Tujuan manfaat dari pemeriksaan kehamilan rutin salah satunya adalah memantau kesehatan sang ibu hamil itu sendiri serta juga pertumbuhan perkembangan janin di dalam kandungan. Dan hal ini dilakukan semenjak awal kehamilan dan juga selama kehamilan berjalan 9 bulan dari mulai trimester I, trimester ke 2 dan trimester ke 3 kehamilan sang ibu.

Menerapkan Pola Kiat Hidup Sehat
Hal ini juga dengan cara makan sehat dan bervitamin, cukup minum air putih dan juga berolahraga. karena memang manfaat dan pentingnya di dalam rangka Kiat Dan Pola Hidup Sehat tidak saja berlaku pada manusia pada umumnya, akan tetap bagi para wanita ibu hamil juga sangat diperlukan akan hal ini.

Terkait dengan cukup minum air karena dengan kebutuhan cairan dalam tubuh terpenuhi dengan baik hal ini bermanfaat demi menjaga kehamilan sehat. Sebab minum air cukup mampu mencegah kaki kram dan penggumpalan darah. Dan terkait dengan makan dan mengkonsumsi makanan sehat selama kehamilan maka hal ini yairu pada beberapa ibu hamil mungkin akan kehilangan nafsu makan ketika memasuki trimester pertama. Namun sebaiknya konsumsi makan sehat tetap dijaga demi menjaga kesehatan ibu dan janin.

Menjaga Kebersihan Daerah Kewanitaan
Ibu hamil harus tetap memperhatikan dan juga menjaga kebersihan diri, terutama di daerah vagina agar tidak terjadi keputihan. Selama ini keputihan pada ibu hamil sering kali diabaikan. Padahal, keputihan dapat berlanjut pada infeksi yang nantinya dapat menular kepada janin yang dikandung.

Kehamilan Sehat

Gangguan kesehatan ibu hamil bisa saja terjadi pada wanita dan ibu yang sedang menjalani masa proses mengandung selama 9 bulan tersebut. Bila para ibu hamil bisa tetap sehat dengan cara dan kiat tetap sehat bugar selama kehamilan akan memberikan dampak pengaruh yang baik pada kesehatan ibu dan juga janin di rahimnya.

Karena memang kehadiran si buah hati anak tercinta tentu sangat dinanti. Kekhawatiran bayi lahir cacat atau gangguan kesehatan yang dialami sang ibu pasca persalinan juga tak ingin dirasakan pasangan manapun. Sehingga tak ada satupun pasangan yang ingin dihadapkan pada komplikasi, baik selama masa kehamilan maupun persalinan itu sendiri.

Komplikasi semasa kehamilan bisa terjadi kapan saja, oleh karena itu sebaiknya melakukan pemeriksaan kehamilan yang rutin dan lengkap dengan tenaga kesehatan terlatih, sehingga faktor yang menyebabkan komplikasi dapat dikenali dan diatasi sebelum komplikasi muncul.

Tahapan Proses Persalinan Normal

Tahapan-tahapan melahirkan secara normal sudah sewajarnya diketahui oleh para ibu hamil dalam rangka untuk melakukan persiapan dalam proses persalinan yang akan dijalaninya. Karena dengan mengetahui akan berbagai hal terkait dengan fase kala persalinan juga akan membantu secara psikologis sang ibu hamil untuk bersiap menghadapi jalannya dan juga proses melahirkan yang juga tidak mudah untuk dihadapi dan juga dijalani bila tidak melakukan persiapan baik secara fisik maupun mental.

Pengertian definisi persalinan adalah merupakan suatu proses dimana seorang wanita melahirkan bayi yang diawali dengan kontraksi uterus yang teratur dan memuncak pada saat pengeluaran bayi sampai dengan pengeluaran plasenta dan selaputnya dimana proses persalinan ini akan berlangsung selama 12 sampai 14 jam.

Persalinan adalah serangkaian kejadian yang berakhir dengan pengeluaran bayi yang cukup bulan atau hampir cukup bulan, disusul dengan pengeluaran plasenta dan selaput janin dari tubuh ibu melalui jalan lahir atau melalui jalan lain, berlangsung dengan bantuan atau tanpa bantuan (kekuatan ibu sendiri). Dan juga suatu proses fisiologis yang memungkinkan serangkaian perubahan yang besar pada ibu untuk dapat melahirkan janinnya melalui jalan lahir.

Tahapan Proses Persalinan Normal

Tentunya setelah pengalaman hamil dan juga mengetahui akan Tanda Gejala Awal Kehamilan telah ada pada seorang wanita yang baru pertama kali hamil tentunya akan membawa kebahagiaan tersendiri. Apalagi bila impian mempunyai anak momongan buah hati begitu besar pada pasangan suami istri telah terwujud. Dan tinggal persiapan menghadapi persalinan yang harus dilakukan dengan baik pula.

Tanda-Tanda Persalinan Normal

Ciri tanda akan melahirkan pada umumnya akan dikenali dengan adanya tanda seperti halnya pecahnya ketuban, dan timbulnya kontraksi ibu hamil yang dirasakan semakin bertambah dengan berjalannya waktu dan kontraksi tanda kehamilan ini juga akan semakin sering timbul. Adanya rasa sakit pada panggul dan tulang belakang yang semakin dirasakan. Hal ini oleh karena pergerakan dan pergeseran janin yang mulai menekan tulang belakang dan juga mulai turun dari rahim ke panggul dan jalan lahir sang ibu.

Keluar lendir bercampur darah dari jalan lahir. elama kehamilan leher rahim tersumbat oleh mucus (gumpalan lendir yang lengket pada leher rahim). Pada saat cervix mulai membuka, gumpalan mucus tadi terhalau. Pada saat bersamaan pula, maka membran yang mengelilingi bayi dan cairan amniotik memisah dari dinding rahim. Penampakan dari darah dan mucus yang keluar tampak seperti cairan kental berwarna merah muda yang merupakan tanda ibu akan menjalani proses persalinan.

Tahap Persalinan

Di dalam proses melahirkan secara normal dalam dunia kesehatan dikenal dengan adanya 3 fase dan kala persalinan. Pembagian fase melahirkan yang juga disebut konsep dasar persalinan ini terbagi menjadi 3 fase yaitu fase laten, fase aktif. Sedangkan untuk kala persalinan terbagi menjadi fase satu, fase dua, fase tiga dan fase empat.

Secara mudahnya bisa diartikan bahwa tahapan persalinan ini terdiri dari :
  • Tahap I : Pembukaan
  • Tahap II : Pengeluaran Bayi
  • Tahap III : Pengeluaran Plasenta
Kala I
hal ini diartikan dan juga didefinisikan sebagai permulaan persalinan yang sebenarnya. Dibuktikan dengan perubahan serviks yang cepat dan diakhiri dengan dilatasi serviks yang komplit (10 cm), hal ini dikenal juga sebagai tahap dilatasi serviks. Lamanya kala I untuk primigravida berlangsung 12 jam sedangkan untuk multigravida sekitar 8 jam. Berdasarkan kurve Friedman, diperhitungkan pembukaan primigravida 1 cm/jam dan pembukaan multigravida 2 cm/jam.

Di dalam fase pertama kala 1 ini terbagi juga menjadi dua fase melahirkan yaitu :
  • Fase Laten. Fase pertama ini akan dimulai dari puncak kontraksi yang regular sampai 3 cm dilatasi. Kontraksi terjadi setiap 10-20 menit dan berakhir 15-20 detik. Dimana pembukaan serviks berlangsung lambat, berlangsung dalam 7 -8 jam
  • Fase Aktif. Fase aktif ini akan berlangsung mulai dari kemajuan aktif sampai dilatasi lengkap terjadi. Secara umum dari pembukaan 4 cm (akhir dari fase laten) sampai 10 cm atau dilatasi akhir kala I dan berlangsung selama 6 jam.
Di dalam fase aktif ini terbagi lagi menjadi 3 bagian yaitu :
  1. Akselerasi : Yang berlangsung 2 jam, pembukaan menjadi 4 cm.
  2. Dilatasi maksimal/kemajuan maksimal : Yang berlangsung selama 2 jam pembukaan berlangsung cepat dari pembukaan 4 cm menjadi 9 cm
  3. Deselerasi : Yang berlangsung lambat, dalam waktu 2 jam dari pembukaan 9 sampai 10 cm atau lengkap.
Tahap Fase Kala Persalinan

Kala II
Dimulai dari pembukaan lengkap dari serviks dan berakhir dengan lahirnya bayi. Lamanya kala II untuk primigravida 50 menit, dan multigravida 30 menit.

Ada beberapa tanda gejala ciri kala II ibu melahirkan yaitu antara lain His terkoordinir, kuat, cepat (2-3 menit sekali), kepala janin di dasar panggul, merasa mau BAB, anus membuka, vulva yang mulai membuka, perineum menonjol dan pada Pemeriksaan Dalam didapatkan pembukaan lengkap ibu hamil dan siap untuk proses melahirkan.

Kala III
Kala ketiga pada tahapan ini adalah ditandai dengan dimulai segera setelah bayi lahir sampai lahirnya plasenta, yang berlangsung tidak lebih dari 30 menit. Dan tanda-tanda plasenta telah lepas adalah diketahui dan dikenali dengan tanda sebagai berikut : Semburan darah, pemanjangan tali pusat, perubahan bentuk uterus yaitu dari diksoid menjadi bentuk bundar (globular) serta juga adanya perubahan dalam posisi uterus yaitu uterus naik di dalam abdomen.

Kala IV
Yang dimaksud dengan kala empat persalinan adalah dimulai dari saat lahirnya plasenta sampai 2 jam pertama post partum, untuk mengamati keadaan ibu terutama terhadap perdarahan postpartum.

Tanda-Tanda Awal Kehamilan

Tanda ciri gejala wanita hamil muda dan juga tanda-tanda awal kehamilan perlu untuk diketahui dan dipahami. Karena dengan mengenali akan ciri tanda kehamilan lebih dini akan membuat seorang wanita untuk senantiasa menjaga kesehatan dirinya dan juga calon bayinya.

Tanda ciri awal kehamilan terjadi pada seorang wanita perempuan muda atau pada wanita yang baru pertama kali hamil seringkali tidak disadari. Tetapi bagi para wanita yang telah mempunyai pengalaman dalam menjalani masa kehamilan mengandung janin selama 9 bulan tentunya hal ini tidak akan asing lagi. Walaupun pada umumnya, tanda-tanda kehamilan akan berbeda pada seorang wanita dengan wanita lainnya.

Tanda-Tanda Awal Kehamilan

Penyebab kehamilan secara fisiologis adalah oleh karena adanya pertemuan antara sel telur wanita dengan sel sperma laki-laki. Bila oleh karena pertemuan keduanya ini terjadi pembuahan di indung telur atau rahim seorang perempuan maka terjadilah kehamilan. Dan tidak selalu pertemuan antara kedua bisa menyebabkan kehamilan. Ini yang harus digaris bawahi.

Tanda Ciri Wanita Hamil


Ada beberapa hal yang bisa dilakukan dalam hal mengetahui bahwa seorang wanita sedang hamil ataupun mengandung. Hal ini bisa dilihat dan diketahui dari perubahan fisik psikologis ibu hamil.

Karena secara fisiologis pula kehamilan pada wanita akan bisa menyebabkan perubahan dari segi fisik maupun mental psikologis perempuan yang sedang dalam proses mengandung.

Berikut ini beberapa kiat tips cara mengetahui tanda gejala kehamilan yaitu :

Tes Kehamilan

Mengetahui sebuah kehamilan secara mudah adalah dengan menggunakan alat tes kehamilan/test pack yang mudah didapatkan dan dibeli di apotik-apotik terdekat. Cara menggunakan alat tes kehamilan ini adalah dengan menggunakan air seni dan saat yang paling bagus atau direkomendasikan adalah air kencing saat bangun pagi. Dan selengkapnya bisa dibaca pula petunjuknya pada bungkus alat tes kehamilan yang dibelinya.

Hasil positif pada ala tersebut berarti menunjukkan bahwa seorang wanita positif hamil. Hal ini berlaku sebaliknya bila hasilnya negatif maka wanita tersebut tidak dalam keadaan hamil.

Perubahan Pada Payudara

Perubahan pada ibu hamil bisa terlihat dari organ yang satu ini. Hal ini karena adanya perubahan hormonal yang terjadi pada setiap wanita yang sedang mengandung. Payudara akan lebih besar bengkak kadang terasa nyeri dan pada daerah sekitar areola mamae akan terlihat lebih gelap daripada sebelumnya. Perubahan ini terjadi karena adanya peningkatan hormon estrogen dan progesteron.

Ciri-ciri kehamilan awal bisa dilihat dari perubahan bentuk payudara wanita. Pada wanita hamil payudara akan terasa nyeri dan kesemutan dan bentuk payudarapun juga berubah lebih besar karena proses untuk bisa memberikan ASI.

Baca juga : Manfaat Tujuan Memberikan ASI Ekslusif.

Payudara juga bisa menjadi lebih sensitive lagi, namun tidak semua wanita hamil mengalami hal ini. Perubahan warna pada aerola akan berwarna lebih hitam. Jadi jika ada perubahan pada payudara anda, sebaiknya anda perikasakan ke bidan terdekat.

Cara Mendeteksi Mengetahui Tanda-Tanda Kehamilan

Perubahan Bentuk Tubuh

Para wanita yang sedang hamil yang paling terlihat perubahan bentuk tubuh paling menonjol adalah pada bagian perut, namun sebenarnya bukan hanya pada perut saja.

Perubahan tubuh ketika anda hamil adalah pada bagian paha, dan pada bagian bokong yang juga ikut membengkak. Jadi anda juga dituntut untuk lebih jeli lagi untuk peka pada perubahan tubuh anda.

Mual Muntah Pagi Hari ( Morning Sickness )

Tanda umum ibu hamil yang banyak ditemui di masyarakat luas dan umum adalah dengan adanya tanda gejala mual muntah di pagi hari. Yang di dalam dunia kesehatan dikenal dengan istilah morning sicknes. hal ini dikarenakan adanya peningkatan hormon HCG (Human chorionic Gonadotrophin) di dalam darah.

Yang menyebabkan terjadi dan timbulnya tanda gejala mual muntah pada ibu wanita hamil ini oleh terjadinya peningkatan hormon HCG yang menimbulkan serta bisa mengakibatkan efek pedih pada lapisan perut dan pada akhirnya akan menimbulkan rasa mual. Rasa mual ini biasanya akan menghilang ketika kehamilan telah memasuki trimester kedua.

Haid Menstruasi Terlambat

Salah satu yang mengindikasikan bahwa seseorang sedang hamil adalah dengan terlambatnya siklus menstruasi haid pada wanita perempuan yang mengalaminya. Tetapi perlu diingat dan juga digaris bawahi adalah bahwasaanya tidak semua wanita yang terlambat mens atau haid pasti sedang hamil.

Karena memang ada beberapa hal yang bisa menyebakan wanita mengalami keterlambatan mestruasi. Salah satunya adalah oleh karena gangguan hormonal ataupun bahkan stres psikologis yang berlebihan bisa menyebabkan hal ini.

Sering Buang Air Kecil

Setelah terlambat datang bulan selama satu ataau dua minggu, ibu hamil akan merasa ingin kencing berkali-kali. Hal semacam ini akibat calon bayi yang tumbuh di rahim ibu hamil menekan kandung kemih, juga akibat peningkatan sirkulasi darah.

Mudah Lelah

Rasa lelah dan juga gampang mudah mengantuk yang terjadi pada ibu hamil selain disebabkan oleh perubahan hormonal, juga akibat kinerja dari beberapa organ vital seperti ginjal, jantung, dan paru-paru, semakin bertambah. Organ-organ vital ini tidak hanya bekerja untuk mencukupi kebutuhan ibu saja, namun juga untuk pertumbuhan dan perkembangan janin.

Perut ibu yang akan semakin membesar seiring dengan bertambahnya usia umur kehamilan di dalam kandungan juga memberikan efek dan dampak beban tersendiri bagi tubuh ibu. Belum lagi bila ibu mengalami stres pada kehamilan oleh karena faktor tertentu tentunya hal ini akan bisa memparah keadaannya.

Perubahan Mood

Perubahan mood akan anda rasakan ketika anda mengalami hamil pada masa awal. Mungkin sebentar anda akan merasakan senang namun tidak lama kemudian anda merasakan marah atau jengkel hanya karena beberapa sepele.

Anda tidak perlu khawatir dengan perubahan mood seperti itu, itu bukan merupakan gangguan kejiwaan tapi merupakan hal yang sangat wajar. Perubahan mood terjadi karena adanya perubahan hormon, jadi ini merupakan hal yang sangat wajar untuk anda karena adanya hormon baru didalam tubuh anda.

Sakit Kepala Pusing

Salah satu tanda kehamilan antara lain adalah ibu hamil akan merasakan pusing serta sakit kepala. Hal ini disebabkan oleh karena beberapa hal antara lain bisa dikarenakan oleh faktor fisik dari ibu itu sendiri. Bisa karena rasa lelah, stres depresi ibu hamil tekanan dara yang menurun serta faktor lainnya.

Selain hal tersebut peningkatan pasokan darah ke seluruh tubuh dan juga terutama kepada janin di dalam rahim juga bisa menyebabkan pusing saat ibu berubah posisi.

Mengalami Sembelit

ibu di awal kehamilan akan merasa sembelit, kondisi semacam ini terjadi akibat meningkatnya hormone progesterone. Hormone yang mengendorkan otot-otot rahim, dan hormone yang juga menyebabkan dampak otot dinding usus mengendur, sehingga mengakibatkan sembelit atau susah BAB.

Pemeriksaan Kehamilan

Tanda-tanda tersebut diatas bisa terjadi dan juga bisa tidak terjadi. Ada yang mempunyai tanda gejala diantaranya, ada juga yang tidak mengalami karena memang masing-masing individu akan merasakan hal sensasi yang berbeda pada tiap kehamilannya. Untuk memastikan terjadinya kehamilan pembuahan tentunya harus diperiksa oleh dokter dan juga menggunakan alat pemeriksaan seperti halnya USG.

USG kehamilan akan memastikan bahwa seseorang tersebut sedang hamil atau tidak. Karena memang salah satu tujuan serta manfaat pemeriksaan kehamilan dengan menggunakan USG ini maka sang dokter akan memastiakan ada tidaknya janin di dalam rahim seorang wanita ibu. Bisa dengan melihat bentuk janin maupun suara detak jantung janin bayi di dalam kandungan.

Dengan pemeriksaan kehamilan bagi ibu hamil juga bertujuan Kesehatan Bayi di dalam kandungan tetap terjaga

Recent Articles

© 2014 ~ 2016 Tino Berita ~ WP Themonic ~ Template by Bloggertheme9 Powered by Blogger ~ News Farras ~ Sehat Kita Semua
TOP