Tampilkan posting dengan label Kesehatan. Tampilkan semua posting
Tampilkan posting dengan label Kesehatan. Tampilkan semua posting

Inilah Penyebab Dan Cara Menghilangkan Bau Kaki

Mengetahui akan faktor penyebab bau kaki dan mengetahui akan cara kiat tips menghilangkan mengatasi bau kaki memang penting mengingat akan masalah bau kaki ini tidak sedikit dari kita yang mengalaminya.

Aroma tidak kurang sedap dari bau kaki memang kerapkali dan seringkali terjadi pada diri kita. Dan hal tersebut tentunya akan menimbulkan masalah dampak efek bau kaki pada turunnya rasa percaya diri seseorang.

Penyebab bau kaki adalah oleh karena bakteri yang menetap di permukaan kulit dan sepatu. Bakteri tersebut memakan keringat pada kaki dan memproduksi zat asam yang menebarkan bau tak sedap.

Penyebab Dan Cara Menghilangkan Bau Kaki

Kenapa seseorang bisa memiliki bau kaki? Tubuh manusia ditutupi kelenjar yang mengeluarkan keringat untuk menurunkan suhu tubuh ketika cuaca panas.

Beberapa bagian tubuh memiliki konsentrasi kelenjar keringat yang lebih tinggi ketimbang bagian lainnya. Dan kaki, menjadi salah satu bagian tubuh yang paling banyak kelenjar keringatnya.

Bau kaki disebabkan oleh dua hal, yaitu bromhidrosis dan hiperdrosis. Bromhidrosis merupakan sekelompok bakteri di tubuh yang memproduksi bau. Sedangkan hiperdrosis merupakan produksi keringat berlebih. Di kaki kita terdapat lebih dari 250.000 kelenjar keringat yang memproduksi 570 ml keringat setiap harinya.

Jika bakteri dan keringat tersebut bercampur maka akan menghasilkan isovaleric acid. Isovaleric acid merupakan zat yang berbau tidak sedap. Perlakuan dan perawatan yang kurang tepat terhadap kaki juga bisa menimbulkan bau tidak sedap pada kaki.

Hal-hal faktor yang bisa menyebabkan timbulnya bau kurang sedap pada kaki seperti informasi pemberitaan yang dimuat di Suaramerdeka.com diantaranya adalah sebagai berikut :

Keringat Yang Berlebihan

Memang dalam hal ini keringat berlebihan bukanlah satu-satunya faktor yang harus disalahkan dalam hal ini. Jika kamu menghasilkan keringat pada kaki, maka kelembapan yang dihasilkan saat kamu menggunakan alas kaki yang tertutup (baik sepatu, kaos kaki dan lainnya) dapat menghasilkan kelembapan.

Tempat yang lembap ini tentu saja menjadi lokasi favorit bakteri. Nah, bakteri ini kemudian akan membuat bau tak sedap pada kaki dengan memecah keringat dan sel-sel kulit mati.

Untuk mengatasinya, kita bisa melawan bau tak sedap ini dengan mengganti kaos kaki dengan segera, terutama ketika kaki kita selesai berkeringat. Selain itu, kita bisa menggunakan kaos kaki dengan bahan yang menyerap kelembaban tinggi seperti wol merino.

Menggunakan Sepatu Dalam Durasi Yang Lama

Seperti halnya kaos kai, sepatu yang kamu gunakan tak harus selalu hangat atau hangat. Itulah sebabnya, banyak para podiatrist yang menyarankan kamu untuk tidak menggunakan sepatu yang sama sepanjang hari. Sayangnya banyak orang yang tak bisa menjalankan saran tersebut.

Stress

Siapapun tentu akan merasa kesal jika memiliki kaki bau. Hanya saja, terlalu memikirkannya akan membuat kita menjadi semakin stres. Dengan demikian maka justru dengan kehadiran stres dan tekanan berlebih akan membuat kita memiliki keringat ekstra, termasuk pada wilayah kaki.

Selain itu, keringat berlebih yang dihasilkan oleh stres terdiri dari bahan yang berbeda dari keringat akibat panas.

Hal ini disebabkan oleh karena keringat-keringat tersebut diproduksi dalam berbagai jenis kelenjar keringat. Keringat stres lebih mengarah pada bau tak sedap yang lebih menusuk. Karena disebabkan oleh stres, maka penyebab bau kaki yang satu ini harus dihilangkan dengan mengurangi stres.

Perubahan Hormon

Kadar tingkat hormonal dalam tubuh juga dapat mengubah produksi keringat dan bau tak sedap dari tubuh kita secara keseluruhan. Sehingga jangan heran jika Wanita Hamil, wanita menopause, dan bahkan remaja yang baru di sambangi jerawat penuh memiliki aroma tubuh yang tak sedap, tak terkecuali kaki.

Untuk kasus yang satu ini, maka caranya adalah dengan menyeimbangkan kadar hormonal akan menjadi solusi lebih efektif. Di samping hal tersebut maka kita juga berusaha untuk menjaga kebersihan kaki, dengan rajin membersihkan kaki setelah seharian menggunakan sepatu, dan lainnya.

Infeksi Pada Kaki

Jamur dan juga bakteri adalah salah satu musuh utama yang harus kita hindari jika kita tak ingin aroma tak sedap muncul dari kaki. Jamur biasanya rentan pada mereka yang harus menggunakan sepatu saat beraktivitas dan aktivitas mereka memicu keringat yang banyak (misalnya atlet).

Untuk mencegah kemunculan jamur, mereka biasanya akan menggunakan krim anti-jamur. Sayangnya, krim ini justru akan semakin memperparah keadaan, terutama pada area sela-sela jari.

Jika kita bersikeras untuk menggunakannya, sebaiknya oleskan krim pada alas dan sisi kaki. Untuk sela-sela jari sebaiknya gunakan bedak anti-jamur. Selain itu, jangan lupa membersihkan kaki dengan benar setelah beraktivitas.

Cara Tips Mencegah Menghilangkan Mengatasi Bau Kaki


Ada beberapa hal yang bisa dilakukan dalam rangka mencegah menghilangkan serta juga mengatasi bau kaki dan berikut beberapa langkah cara tips kiatnya seperti informasi yang dilansir dari Wolipop.com antara lain adalah sebagai berikut :
  1. Kenakan kaus kaki terbuat dari katun yang mudah menyerap keringat. Sebelum memakai kaus kaki, taburkan dulu telapak kaki dengan talc untuk mencegah keluarnya keringat berlebih dan menjaga kaki tetap kering. Fokuskan pemakaian bedak tabur pada sela-sela jari kaki.
  2. Semprotkan bagian dalam sepatu dengan deodorizer untuk meminimalisir bau. Jika sepatu Anda boleh dicuci, bersihkan menggunakan air panas untuk membunuh bakteri. Dokter Naturopati Meghan Walker menganjurkan untuk memasukkan masing-masing satu sachet lavender atau kepingan kayu cedar ke dalam sepatu di malam hari agar aromanya lebih harum.
  3. Taburkan minimal satu sendok teh baking soda ke masing-masing sepatu untuk menetralisir bau kaki dan menjaga kaki tetap kering selama dipakai beraktivitas. Bisa juga dengan menaruh kantung kain berisi bubuk arang dan baking soda sehari semalam.
  4. Cuci kaki secara teratur dengan air hangat dan sabun antibakteri. Setiap dua hingga tiga kali seminggu, rendam kaki di dalam air hangat yang telah diberi dua cangkir garam mineral dan beberapa tetes minyak tea tree atau thyme untuk membunuh bakteri.
  5. Kurangi produksi kelenjar keringat dengan mandi teh. Kandungan tanin di dalam teh hitam efktif membantu menutup beberapa pori-pori pada kaki.
  6. Cuci kaki secara teratur. Cuci kaki secara teratur untuk menghilangkan isovaleric acid yang menempel pada kaki anda. Gunakan sabun anti bakteri saat mencuci kaki. Penggunaan sabun anti bakteri terbukti efektif untuk membasmi bakteri yang menyebabkan bau kaki. Selain itu, berendam kaki dalam ember berisi air hangat yang telah dicampur dengan sabun anti bakteri juga bisa menjadi cara untuk menghilangkan bau kaki. Setelah itu bilas kaki dengan air hingga bersih. Saat ini telah banyak produk sabun anti bakteri yang bisa anda dapatkan dengan mudah. Anda bisa memilih sabun anti bakteri yang paling banyak direkomendasikan.
  7. Perhatikan sepatu dan kaos kaki. Jangan menggunakan kaos kaki yang sama dalam beberapa hari. Hal itu dapat menyebabkan bakteri penyebab bau kaki berkembang dengan cepat. Gantilah kaos kaki anda setiap hari dan pilihlah kaos kaki yang berbahan katun. Biasanya di kemasan kaos kaki selalu tercantum bahan yang digunakan. Anda bisa memilih kaos kaki minimal 70% berbahan katun. Begitu pula dengan sepatu. Jangan menggunakan sepatu yang sama setiap hari. Namun bukan berarti anda harus memiliki 7 pasang sepatu. Dua pasang sepatu saja sudah cukup. Anda bisa menggunakannya secara bergantian. Jangan lupa untuk rajin mencuci atau menjemur sepatu anda. Jika memungkinkan, anda bisa memilih sepatu berbahan kulit. Sepatu berbahan kulit bisa mencegah timbulnya bau tidak sedap lebih baik daripada sepatu berbahan sintetis.
  8. Gunakan foot spray. Foot spray atau spray kaki bisa anda dapatkan dalam beberapa produk kecantikan yang tersedia di pasaran. Penggunaan foot spray bisa mencegah timbulnya bau kaki karena foot spray biasanya mengandung alumunium klorida yang berfungsi untuk mengurangi keringat pada kaki sehingga meminimalisir munculnya bau tidak sedap pada kaki. Anda bisa menyemprotkan foot spray pada malam hari sebelum tidur. Tapi bagi yang mempunyai masalah bromhidrosis atau hiperdrosis tidak dianjurkan untuk menggunakan foot spray. Anda bisa berkonsultasi dengan dokter kulit untuk menangani masalah ini.

Tanda Gejala Penyakit Diabetes DM

Mengenal apa itu penyakit Diabetes Melitus DM, kencing manis serta penyebab tanda gejala ciri diabetes mellitus memang penting mengingat trend peningkatan penyakit metabolisme ini semakin banyak di Indonesia dan juga di dunia.

Diabetes atau dapat disebut dengan kencing manis atau penyakit gula darah adalah merupakan salah satu jenis penyakit kronis yang mempunyai tanda awal berupa meningkatnya kadar gula di dalam darah akibat adanya gangguan sistem metabolisme di dalam tubuh. Diabetes ini tidak dapat disembuhkan namun kadar gula darah dapat dikontrol.

Tanda Gejala Penyakit Diabetes DM

Penyebab Diabetes Mellitus


Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan terjadinya penyakit DM itu sendiri. Antara lain

Faktor Keturunan Herediter

Bila orang tua mempunyai riwayat penyakit DM maka sang anak akan kemungkinan besar juga mengidap penyakit kencing manis pula. Para ahli diabetes telah sepakat menentukan persentase kemungkinan terjadinya diabetes karena keturunan.

Jika kedua orang tuanya (bapak dan ibu) menderita diabetes, maka kemungkinan anaknya menderita penyakit diabetes yaitu 83%.

Jika salah satu orang tuanya (bapak atau ibu) adalah penderita diabetes, maka kemungkinan anaknya menderita penyakit diabetes yaitu 53%. Sedangkan jika kedua orang tuanya normal/tidak menderita diabetes, maka kemungkinan anaknya menderita penyakit diabetes yaitu 15%.

Banyak Mengkonsumsi Karbohidrat

Jika kita terlalu banyak mengkonsumsi karbohidrat dan tidak diiringi dengan aktifitas olahraga maka akan bisa menyebabkan terjadinya diabetes (DM) ini. Jika kita makan terlalu banyak karbohidrat, maka tubuh akan menyimpannya dalam bentuk gula dalam darah (glikogen).

Jika hal ini berlangsung setiap hari, maka dapat dibayangkan besarnya penumpukan glikogen yang disimpan dalam tubuh. Inilah pemicu awal terjadinya tanda dan gejala tanda diabetes.

Banyak Mengkonsumsi Makanan Yang Manis

Terlalu banyak makan hal-hal yang manis dan bahan-bahan makanan yang manis akan bisa menjadi faktor pemicu terjadinya diabetes melitus ini. Apalagi jenis makanan sekarang banyak pula yang memakai pemanis makanan yang bila kadarnya berlebihan bisa juga membahayakan kesehatan kita juga.

Ini juga termasuk penyebab diabetes dari faktor pola hidup dan pola makan yang tidak sehat.

Tanda-Tanda Ciri Gejala Diabetes


Tanda ciri khas penyakit DM antara lain adalah sebagai berikut :
Poliuria (Sering Buang Air Kencing)

Mengapa poliuria ini sering terjadi pada penderita diabetes karena adanya gangguan dalam produksi insulin tentunya. Karena titik berat gangguan pada pasien kencing manis adalah gangguan insulin ini. Jika insulin (insulin adalah hormon yang mengendalikan gula darah) tidak ada atau sedikit maka ginjal tidak dapat menyaring glukosa untuk kembali ke dalam darah.

Kemudian hal ini akan menyebabkan ginjal menarik tambahan air dari darah untuk menghancurkan glukosa. Hal ini membuat kandung kemih cepat penuh dan hal ini otomatis akan membuat para penderita DM akan sering kencing buang air kecil.

Polidipsia (Sering Merasa Haus)

Keinginan untuk sering minum karena adanya rasa haus banyak terjadi pada pasien dengan diabetes melitus ini. Karena memang adanya juga gangguan hormon serta juga efek dari banyak kencing diatas, maka penderita akan sering merasakan haus dan ingin untuk sering minum. Dan ini salah satu ciri diabetes mellitus (DM)


Polipagia (Kelelahan Kelemahan)

Para penderita penyakit diabetes mellitus akan juga merasakan bahwasannya tubuhnya akan sering dan sepat merasa lemah. Hal ini salah satu penyebabnya adalah produksi glukosa.

Gejala ciri diabetes melitus lainnya bisa juga dikenali dengan hal-hal sebagai berikut :

Berat Badan Akan Cepat Menurun.

Tanda DM ini terutama akan dirasakan oleh para penderita diabetes tipe 1 ( yang disebabkan karena faktor genetik). Pankreas pada penderita diabates berhenti membuat insulin akibat serangan virus pada sel-sel pankreas atau respons autoimun yang membuat tubuh menyerang sel-sel yang memproduksi insulin.

Akibatnya tubuh akan kesulitan mencari sumber energi karena sel-sel tidak memperoleh glukosa. Kemudian tubuh mengadakan adaptasi dengan cara mulai memecah jaringan otot dan lemak untuk energi sehingga berat badan terus menyusut.Pada penderita diabetes tipe 2 (faktor perubahan gaya hidup), penurunan berat badan terjadi secara bertahap dengan peningkatan resistensi insulin sehingga penurunan berat badan tidak begitu terlihat.

Tanda-Tanda Neuropati

Tanda-tanda neuropati pada pasien dengan DM yang seringkali dirasakan adalah kesemutan di kaki dan tangan. Hal tersebut terjadi secara bertahap dari waktu ke waktu karena glukosa dalam darah tinggi akan merusak sistem saraf.

Pada penderita diabetes tipe 2 kejadiannya secara bertahap, dan orang-orang sering tidak menyadari bahwa itu salah satu pertanda. Kondisi gula darah tinggi kemungkinan telah terjadi beberapa tahun sebelum seseorang itu mengetahui bahwa dirinya telah terkena DM. Kerusakan saraf dapat menyebar tanpa pengetahuan para penderita kencing manis ini.

Kulit Kering dan bila terjadi luka akan lama proses penyembuhannya.

Bila diperhatikan maka para pasien dengan DM mempunyai ciri khas yang ada pada kulitnya yaitu kulitnya akan cenderung kering dan bila sering menjumpai pasien DM hal ini akan mudah dikenali akan tanda DM ini.

Satu lagi bila pada tingkat lanjut para penderita DM akan diberikan pengetahuan dan juga pendidikan kesehatan agar mengurangi kemungkinan terjadinya luka pada bagian tubuh.

Karena bila telah terjadi luka, maka penyembuhan luka lama dan juga kerapkali bisa menyebabkan organ yang luka bisa diamputasi pada keadaan dan situasi tertentu. Untuk itu pendidikan kesehatan bagi penderita DM juga penting dalam hal mencegah dan juga mengatur kadar gula darahnya.

Cara Cegah Dan Jauhkan Anak Dari Demam Berdarah

Penyebab tanda gejala ciri penyakit demam berdarah pada anak dan tips kiat cara bagi ibu orang tua untuk mencegah penularan penyakit demam berdarah perlu untuk diketahui dan dipahami dengan baik, mengingat akan bahaya dampak dari demam berdarah pada anak yang bisa menimbulkan kematian bila tidak segera ditangani dengan baik.

Demam Berdarah Dengue (DBD) disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui nyamuk Aedes Aegypti. Untuk saat ini pengobatan untuk masalah penyakit yang disebabkan virus pun belum diketahui secara pasti.

Tetapi yang kita ketahui bahwa daya tahan tubuh yang kuat dan baik menjadi benteng terhadap segala serangan jenis virus. Dengan adanya daya tahan tubuh yang kuat bisa menjadi benteng pertama terhadap serangan virus.

Cara Cegah Dan Jauhkan Anak Dari Demam Berdarah

Demam berdarah adalah penyakit tropis yang disebabkan oleh virus dengue yang dibawa oleh nyamuk. Virus ini dapat menyebabkan demam, sakit kepala, ruam, dan nyeri di seluruh tubuh. Sebagian besar kasus demam berdarah yang ringan sembuh dengan sendirinya setelah sekitar satu minggu.

Tanda Ciri Gejala Demam Berdarah Pada Balita Dan Anak


Gejala demam berdarah dengue pada bayi dan balita biasanya diawali dengan demam tinggi, batuk, pilek, hingga mual dan muntah. Namun, hal tersebut seringkali gejala tanda-tanda tersebut tak disadari sebagai tanda DBD.

Karena itu, jika orangtua curiga anak terkena demam berdarah, segera hubungi dokter Anda. Karena gejala demam berdarah mirip dengan chikungunya, dokter akan meminta tes darah untuk memastikan diagnosanya.

Gejala demam berdarah pada anak dan balita tidak selalu muncul. Banyak anak-anak dengan demam berdarah tidak menampakkan gejala, beberapa anak memiliki gejala ringan yang muncul kapan saja dari 4 hari sampai 2 minggu setelah digigit oleh nyamuk aedes yang terinfeksi.

Untuk itulah pentingnya menjaga anak sehat. Baca juga : Tanda Dan Ciri Bayi Anak Balita Sehat.

Gejala Demam Berdarah biasanya berlangsung selama 2 sampai 7 hari. Setelah anak-anak mengalami sakit demam berdarah, mereka menjadi kebal terhadap jenis virus tertentu (meskipun mereka masih dapat terinfeksi oleh salah satu dari tiga jenis virus dengue lainnya).

Dalam kasus yang jarang terjadi, demam berdarah dapat menyebabkan gejala yang serius yakni Dengue Shock Syndrome (DSS), yang dapat menyebabkan shock dan kematian, oleh karena itu memerlukan perawatan medis segera.

Berikut diantara ciri-ciri tanda gejala demam berdarah dengue yang terjadi pada balita dan anak yaitu :
  1. Mendadak demam tinggi, bisa mencapai 40 ° C
  2. Sakit di belakang mata, nyeri sendi, otot, dan / atau tulang.
  3. Ruam di sebagian besar tubuh.
  4. Perdarahan ringan dari hidung (mimisan) atau gusi.
  5. Sakit kepala yang hebat .
  6. Kulit mudah memar .
  7. Terkadang disertai batuk dan pilek, tidak nafsu makan, mual dan muntah serta gatal pada telapak kaki.
Namun pada situasi tertentu, gejala dapat memburuk dan mengancam nyawa akibat kebocoran pembuluh darah dan penurunan jumlah trombosit. Situasi ini membawa risiko pendarahan dalam, gangguan pada paru-paru, ginjal, dan jantung serta sakit parah pada bagian perut.

Tanda Ciri Gejala Demam Berdarah Pada Balita Dan Anak

Demam berdarah yang parah biasanya membutuhkan perawatan di rumah sakit. Anak Anda mungkin perlu diinfus cairan intravena (fluid IV) untuk mengatasi dehidrasi. Bahkan, terkadang ada anak yang perlu transfusi darah untuk menggantikan darah yang hilang.

Gejala demam berdarah pada anak dan Balita umumnya ringan terutama bagi mereka yang baru pertama terinfeksi virus ini. Sedangkan anak-anak yang lebih tua, dewasa, dan mereka yang pernah mengalami infeksi sebelumnya mungkin akan menimbulkan gejala sedang sampai berat.

Anak yang mengalami demam berdarah dengue (DBD) berat atau dengue shock syndrome akan memiliki gejala demam berdarah biasa seperti di atas yang berlangsung selama 2 sampai 7 hari.

Akan tetapi setelah demam reda, gejala lain malah memburuk dan bisa menyebabkan perdarahan yang lebih parah, timbul masalah pencernaan seperti mual, muntah, atau sakit perut yang parah, dan masalah pernapasan seperti kesulitan bernapas (sesak).

Jika tidak segera di tolong, maka akan mengalami dehidrasi, perdarahan berat, dan tekanan darah menurun dengan cepat (syok), syok yang tak teratasi bisa berujung pada kematian. Oleh karena itu, kenali gejala-gejala demam berdarah pada anak dan balita agar mereka segera mendapatkan pertolongan medis.

Maka dengan demikian Anak Anda akan diawasi dengan ketat oleh dokter untuk mendeteksi adanya tanda-tanda syok.

Pengobatan Penanganan Perawatan Demam Berdarah


Segera bawa ke dokter jika anak Anda mengalami beberapa gejala di atas. Dokter akan melakukan pemeriksaan darah untuk memastikan diagnosis.

Meski tidak ada penanganan khusus untuk DBD, namun ada beberapa hal yang dapat dilakukan oleh ibu dan orang tua untuk pertama kali dalam rangka untuk mengurangi tingkat keparahan gejala dan membantu kekebalan tubuh dalam melawan virus ini antara lain :
  • Pastikan anak atau balita mengonsumsi paracetamol jika diresepkan dokter untuk menurunkan demam. Dapat dibantu dengan meletakkan kompres pada dahi.
  • Pastikan anak mendapat cukup istirahat.
  • Berikan banyak cairan pada anak untuk mencegah dehidrasi.
  • Berikan makanan bernutrisi.
  • Hindari memberikan obat pereda rasa sakit seperti aspirin dan ibuprofen karena dapat memengaruhi kadar trombosit dalam darah dan meningkatkan risiko pendarahan.
  • Hindarkan anak dari gigitan nyamuk untuk mencegah penularan virus.
Pastikan pula anak untuk :
  1. Banyak istirahat.
  2. Memberinya makanan ringan dan bergizi
  3. Kompres dahinya dengan kain basah untuk membantu menurunkan demam.
Makanan yang dianjurkan:
  • Dengan memberikan ASI. Karena memang banyak Manfaat Keutamaan ASI.
  • Jus segar (pepaya, jeruk, jus anggur dan buah lainnya), sup.
  • Bubur bayi.
  • Air kelapa.
Cara Menjauhkan Menghindarkan Anak Dari Penyakit Demam Berdarah

Sampai saat ini belum ada vaksin untuk DBD. Cara pencegahan paling ampuh sekarang ini adalah dengan mencegah gigitan dan perkembangbiakkan nyamuk yang menyebarkan virus dengue.

Dan langkah cara orang tua agar anak tidak terjangkit dan tertular demam berdarah adalah dengan memastikan agar di dalam dan sekitar rumah tidak ada air tergenang serta juga :
  1. Beri anak pakaian yang menutupi seluruh tubuh termasuk tangan dan kaki.
  2. Usahakan anak memakai pakaian berwarna terang, karena pakaian berwarna gelap lebih menarik untuk nyamuk.
  3. Oleskan losion antinyamuk.
  4. Gunakan kelambu untuk menutupi area tidur anak.
  5. Pasang kawat nyamuk di lubang-lubang tempat nyamuk masuk.
  6. Penggunaan AC bisa mengurangi kehadiran nyamuk.
  7. Jika perlu, semprot ruangan dengan cairan antiserangga.
Lebih baik mencegah daripada mengobati, mungkin pepatah itu memang benar. Lalu bagaimana cara mencegah penyakit demam berdarah.

Pertama berantas semua tempat yang digunakan untuk hidup nyamuk yaitu dengan cara 3M (menguras, mengubur dan menutup).
Kedua melakukan fogging atau pengasapan secara rutin.
Ketiga menaburkan bubuk abate kedalam bak air atau tempat yang mengandung air mengenang.
Terakhir harus lebih menjaga kebersihan tubuh dan lingkungan.

Semoga dengan hal ini akan membantu para orang tua dalam rangka pencegahan penanggulangan perawatan dan pengobatan untuk penyakit demam berdarah pada anak dan semoga anak-anak kita dijauhkan dari penyakit yang satu ini aamiin.

Jaga kesehatan keluarga dan anak-anak, hidup sehat, pola makan sehat dan senantiasa menjaga kebersihan lingkungan perlu untuk menjadi perhatian bagi kita para orang tua.

Hari AIDS Sedunia 1 Desember

Peringatan hari AIDS sedunia tanggal 1 Desember adalah merupakan bagian dari kampanye cara pencegahan dan penularan HIV AIDS yang merupakan penyakit yang belum ada obatnya sampai sekarang ini.

Sejarah HIV AIDS sebenarnya telah ada sejak 1981 di Amerika. Ketika itu, walaupun asal-usul HIV terletak di Afrika, AS yang pertama kali menyadarkan publik kalau ada penyakit baru yang muncul di antara sejumlah kecil pria gay (penyuka sesama jenis).

Ide Hari AIDS Sedunia pun muncul adalah ketika dua petugas informasi publik untuk program penanganan AIDS secara global (sekarang UNAIDS) di WHO, James Bunn dan Thomas Netter menggagas pentingnya hari kesadaran AIDS pada 1987.

Hari AIDS Sedunia  1 Desember

Hari AIDS Sedunia pertama kali dicetuskan pada Agustus 1987 oleh James W. Bunn dan Thomas Netter, dua pejabat informasi masyarakat untuk Program AIDS Global di Organisasi Kesehatan Sedunia di Geneva, Swiss. Bunn dan Netter menyampaikan ide mereka kepada Dr. Jonathan Mann, Direktur Program AIDS Global (kini dikenal sebagai UNAIDS).

Dr. Mann menyukai konsepnya, menyetujuinya, dan sepakat dengan rekomendasi bahwa peringatan pertama Hari AIDS Sedunia akan diselenggarakan pada 1 Desember 1988. Bunn menyarankan tanggal 1 Desember untuk memastikan liputan oleh media berita barat, sesuatu yang diyakininya sangat penting untuk keberhasilan Hari AIDS Sedunia (HAS)seperti dilansir dari sumber wikipedia.

Tema Makna Arti Hari Aids Sedunia 1 Desember 2015


Peringatan hari aids sedunia tanggal 1 Desember 2015 akan jatuh pada hari Selasa. Mengingat kembali akan tema HAS 1 Desember 2015 satu tahun yang lalu adalah Cegah dan lindungi diri, keluarga dan masyarakat dari HIV-AIDS dalam rangka perlindungan HAM yang berisikan antara lain :
  1. Pencegahan penularan baru HIV dan AIDS terhadap diri, keluarga dan masyarakat.
  2. Perlindungan HAM bagi ODHA (Orang Dengan HIV AIDS) dari stigma dan diskriminasi melalui lingkungan yang kondusif dengan optimalisasi Komunikasi Informasi Edukasi.
  3. Peningkatan Program Penanggulangan HIV&AIDS secara Komprehensif dan Berkesinambungan
Peringatan Hari Aids Sedunia (HAS) dapat menjadi pelecut kembali tekad dan semangat semua kalangan untuk menanggulangi penularan HIV/AIDS di keluarga dan masyarakat.

Yang perlu mendapat perhatian antara lain perlunya mendorong pemerintah untuk melakukan advokasi terhadap diversifikasi hukuman bagi para pelaku penyalahgunaan narkoba sebagai sarana mengurangi overcrowded Lapas/Rutan.

Pemerintah juga perlu mendukung alokasi dana yang memadai guna mewujudkan program pengendalian HIV-AIDS yang komprehensif di lingkungan Lapas/Rutan.

Penyebab Tanda Gejala Penularan Pencegahan HIV AIDS


Penyebab timbulnya penyakit AIDS belum dapat dijelaskan sepenuhnya secara medis. Tidak semua orang yang terinfeksi virus HIV ini terjangkit penyakit AIDS menunjukkan bahwa ada faktor-faktor lain yang berperan di sini.

Penggunaan alkohol dan obat bius, kurang gizi, tingkat stress yang tinggi dan adanya penyakit lain terutama penyakit yang ditularkan melalui alat kelamin merupakan faktor-faktor yang mungkin berperan.

Penyakit AIDS disebabkan oleh virus HIV yang menyerang sel-sel Limfosit (sel T helper) yang berfungsi melindungi tubuh terhadap terjadinya infeksi sehingga daya tahan tubuh penderita berkurang dan mudah terinfeksi oleh berbagai penyakit.

HIV atau Human Immunodeficiency Virus adalah virus yang menyerang dan merusak kekebalan tubuh pada manusia sehingga tubuh tidak bisa melawan infeksi – infeksi yang masuk ke tubuh.

Acquired Immune Deficiency Syndrome atau yang lebih dikenal dengan dengan AIDS adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh virus HIV yaitu : H = Human (manusia), I = Immuno deficiency (berkurangnya kekebalan), V = Virus.

Penyebaran HIV

HIV tidak menular semudah itu ke orang lain. Virus ini tidak menyebar melalui udara seperti virus batuk dan flu. HIV hidup di dalam darah dan beberapa cairan tubuh. Tapi cairan seperti air liur, keringat, atau urin tidak bisa menularkan virus ke orang lain. Ini dikarenakan kandungan virus di cairan tersebut tidak cukup banyak.

Cairan tubuh yang bisa menularkan HIV ke dalam tubuh orang lain adalah diantaranya :
HIV tidak tertular dari ciuman, air ludah, gigitan, bersin, berbagi perlengkapan mandi, handuk atau peralatan makan, memakai toilet atau kolam renang yang sama, digigit binatang atau serangga seperti nyamuk.

Cara virus hiv aids bisa memasuki ke dalam aliran darah dalam tubuh manusia adalah melalui perantara media antara lain adalah sebagai berikut :
  1. Melalui luka terbuka di kulit.
  2. Melalui dinding tipis pada mulut dan mata.
  3. Melalui dinding tipis di dalam anus atau alat kelamin. Ini adalah bagian dari cara penyebaran virus hiv aids melalui ibu kepada bayi anaknya.
  4. Melalui suntikan langsung ke pembuluh darah memakai jarum atau suntikan yang terinfeksi.
  5. Melalui hubungan seks
Penyebab Tanda Gejala Penularan Pencegahan HIV AIDS

Orang Yang Beresiko Tertular Terinfeksi HIV

Semua orang berisiko terinfeksi HIV, tanpa mengenal batasan usia. Tapi terdapat beberapa kelompok orang yang lebih berisiko terinfeksi HIV.

Ada beberapa manusia orang yang mempunyai resiko tinggi terinfeksi penyakit HIV AIDS diantaranya yaitu :
  1. Orang-orang yang memakai narkotika narkoba suntik. Baca juga : Bahaya Narkoba Narkotika Bagi Kesehatan
  2. Orang membuat tato atau tindik.
  3. Orang yang melakukan hubungan seks tanpa kondom baik sesama jenis kelamin, maupun heteroseksual.
  4. Orang yang tinggal atau sering bepergian ke daerah-daerah dengan angka HIV tinggi, misalnya Afrika, Eropa Timur, Asia dan Amerika bagian selatan.
  5. Orang yang melakukan transfusi darah di daerah dengan angka HIV tinggi.
  6. Orang yang terkena infeksi penyakit seksual lain.
  7. Orang yang melakukan hubungan seks dengan pemakai narkotika suntik.

Tanda Gejala HIV AIDS


Infeksi HIV muncul dalam tiga tahap. Tahap pertama adalah serokonversi. Tahap kedua adalah masa ketika tidak ada gejala yang muncul. Dan tahap yang ketiga adalah infeksi HIV berubah menjadi AIDS. Berikut informasi yang dilansir dari AlaDokter.com.

Tahap Pertama

Orang yang terinfeksi virus HIV akan menderita sakit mirip seperti flu. Setelah ini, HIV tidak menyebabkan gejala apa pun selama beberapa tahun. Gejala seperti flu ini akan muncul beberapa minggu setelah terinfeksi. Ini sering disebut sebagai serokonversi.

Diperkirakan sekitar 8 dari 10 orang yang terinfeksi HIV mengalami ini. Gejala yang paling umum terjadi adalah sebagai berikut :
  • Tenggorokan sakit.
  • Demam.
  • Muncul ruam di tubuh, biasanya tidak gatal.
  • Pembengkakan noda limfa.
  • Penurunan berat badan.
  • Diare.
  • Kelelahan.
  • Nyeri persendian.
  • Nyeri otot.

Gejala-gejala di atas bisa bertahan hingga satu bulan. Ini adalah pertanda sistem kekebalan tubuh sedang melawan virus. Tapi gejala tersebut bisa disebabkan oleh penyakit selain HIV. Kondisi ini tidak semata-mata karena terinfeksi HIV.

Lakukan pemeriksaan tes HIV jika merasa berisiko terinfeksi atau ketika muncul gejala yang disebutkan di atas. Tapi perlu diingat, tidak semua orang mengalami gejala sama seperti yang disebutkan di atas. Jika merasa telah melakukan sesuatu yang membuat berisiko terinfeksi, kunjungi klinik atau rumah sakit terdekat untuk menjalani tes HIV AIDS.

Tahap Kedua

Setelah gejala awal menghilang, biasanya HIV tidak menimbulkan gejala lebih lanjut selama bertahun-tahun (masa jendela). Ini adalah tahapan ketika infeksi HIV berlangsung tanpa munculnya gejala. Virus yang ada terus menyebar dan merusak sistem kekebalan tubuh.

Pada tahapan ini, Anda akan merasa sehat dan tidak ada masalah. Kita mungkin tidak menyadari sudah mengidap HIV, tapi kita bisa menularkan infeksi ini pada orang lain. Lama tahapan ini bisa berjalan sekitar 10 tahun atau bahkan bisa lebih.

Tahap Ketiga atau Tahap Terakhir Infeksi HIV

Jika tidak ditangani, HIV akan melemahkan kemampuan tubuh dalam melawan infeksi. Dengan kondisi ini, Anda akan lebih mudah terserang penyakit serius.

Tahap akhir ini lebih dikenal sebagai AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome). Berikut ini adalah gejala yang muncul pada infeksi HIV tahap terakhir antara lain adalah sebagai berikut :
  1. Noda limfa atau kelenjar getah bening membengkak pada bagian leher dan pangkal paha.
  2. Demam yang berlangsung lebih dari 10 hari.
  3. Merasa kelelahan hampir pada tiap saat.
  4. Berkeringat di malam hari.
  5. Berat badan turun tanpa diketahui penyebabnya.
  6. Bintik-bintik ungu yang tidak hilang pada kulit.
  7. Sesak napas.
  8. Diare yang parah dan berkelanjutan.
  9. Infeksi jamur pada mulut, tenggorokan atau vagina.
  10. Mudah memar atau berdarah tanpa sebab.
Risiko terkena penyakit yang mematikan akan meningkat pada tahap ini. Misalnya kanker, TB, dan pneumonia. Tapi meski ini penyakit mematikan, pengobatan HIV tetap bisa dilakukan. Penanganan lebih dini bisa membantu meningkatkan kesehatan.

Pencegahan Penularan Penyakit HIV AIDS

Pencegahan Penularan Penyakit HIV AIDS

Ada beberapa hal yang bisa kita lakukan dalam mencegah penyakit HIV AIDS ini. Langkah-langkah cara kiat tips pencegahan HIV AIDS yang bisa dilakukan adalah dengan cara :

Setia terhadap pasangan kita (pasangan suami istri).

Jangan sampai kita melakukan seks bebas. Karena selain hal tersebut dilarang agama dan termasuk perbuatan dosa besar, dampak negatif dari seks bebas salah satunya adalah penyebaran penyakit ini yang dari tahun ke tahun jumlah penderitanya semakin meningkat. Fenomena gunung es juga menggambarkan bahwa banyak penderita AIDS yang tidak terdeteksi.

Bagi para tenaga kesehatan yang berhubungan erat dengan pasien, maka kewaspadaan ekstra harus tetap dilakukan.

Karena penularan penyakit HIV AIDS adalah melalui perantara produk darah dan cairan tubuh, maka harus dilakukan dengan cara Kewaspadaan Universal (Universal Precaution).

Kewaspadaan Universal adalah panduan mengenai pengendalian infeksi yang dikembangkan untuk melindungi para pekerja di bidang kesehatan dan para pasiennya sehingga dapat terhindar dari berbagai penyakit yang disebarkan melalui darah dan cairan tubuh tertentu.

Bisa dilakukan dengan cara hand hygiene, melakukan desinfeksi instrumen kerja dan peralatan yang terkontaminasi, cara penanganan dan pembuangan barang-barang tajam dengan benar.

Cara mencegah penularan HIV AIDS juga bisa dilakukan dengan cara-cara berikut ini :
  • Dengan tidak melakukan hubungan seksual diluar nikah.
  • Hindari hubungan seksual dengan tuna susila, jangan melakukan hubungan seksual anogenital, menggunakan kondom saat sedang melakukan hubungan seksual.
  • Hindari transfusi darah yang tidak jelas sumber asalnya.
  • Gunakan alat-alat medis dan nonmedis yang terjamin steril.

Semoga dengan memaknai peringatan hari aids sedunia 1 Desember 2015 ini kita akan semakin peduli dengan penyebaran penyakit seksual berbahaya ini dengan melakukan berbagai macam jenis cara kiat mencegah akan penularan penyebaran hiv aids itu sendiri baik pada diri sendiri, keluarga, masyarakat dan bangsa Indonesia tercinta ini.

Dan juga jangan melupakan akan untuk selalu menjalankan Tips Kiat Cara Hidup Sehat sehingga terhindar dari penyakit yang mematikan semacam ini.

Diambil dari berbagai macam sumber.

Ciri Bahaya Beras Plastik

Tanda ciri dan bahaya dampak mengkonsumsi beras plastik memang perlu diketahui mengingat belakangan ini beredarnya beras plastik begitu meresahkan masyarakat mengingat bahwa beras adalah termasuk kebutuhan pokok makanan di Indonesia.

Seperti informasi yang dilansir dari The Straits Times peredaran beras plastik Indonesia, India dan juga Vietnam. Asal beras plastik ini banyak disebutkan di media adalah berasal dari Tiongkok atau China.

Disebutkan pula bahwa bahan dasar pembuatan beras plastik tersebut adalah dari kentang yang dicampur dengan plastik sintetis kemudian diaduk sehingga bentuknya menyerupai beras asli.

Ciri Bahaya Beras Plastik

Ciri-Ciri Beras Plastik


Cara mengenali perbedaan antara beras asli dan beras terbuat dari plastik sintetis penting untuk diketahui agar kita masyarakat tidak salah dalam memilih beras yang baik dan beras plastik yang berbahaya bagi kesehatan kita yang mengkonsumsinya.

Berikut perbedaan dan tanda ciri beras palsu plastik dari beras asli seperti dikutip dari beberapa media antara lain adalah sebagai berikut :
  1. Beras plastik itu berwarna putih bersih dan menggumpal setelah menjadi nasi. Bila dipegang, terasa lembek tapi kenyal.
  2. Rasanya pahit berbeda dengan rasa jenis macam beras asli lainnya.
  3. Butiran beras plastik terlihat bening tanpa kotoran dan warna pun sangat mencolok. Kalau beras asli, di dalam butiran akan terlihat warna putih kecil di tengah-tengah.
  4. Saat dimasak beras plastik itu akan banyak mengeluarkan air. Kalau beras biasa meresap air tapi ini malah mengeluarkan air. Saat dimakan juga rasanya aneh, sintetisnya akan terasa sekali seperti kita makan plastik.

Bahaya Makan Beras Plastik Bagi Kesehatan


Beras platik palsu yang mengandung bahan sintetis akan sangat membahayakan kesehatan bagi para orang-orang yang mengkonsumsi dan memakannya.

Berikut penjelasan Andriyanto selaku Ketua Tim Pangan dan Gizi Jawa Timur seperti informasi pemberitaan yang dilansir dari jpnn.com.

Bahaya Makan Beras Plastik Bagi Kesehatan

Plastik bukan merupakan bahan makanan. Sebab, masuknya senyawa plastik ke dalam tubuh dapat menyebabkan kerusakan organ. Misalnya, gangguan hati dan gagal ginjal.

Selain itu, mengonsumsi plastik juga dapat menyebabkan kanker. Sebab, plastik mengandung zat dioksin. Di mana, zat tersebut memiliki sifat karsinogenik. "Efek jangka panjangnya ya kanker," katanya. Bahkan, dia menambahkan, mengonsumsi plastik juga dapat menyebabkan kematian.

Dia mengatakan, ada sejumlah gejala awal yang harus diwaspadai masyarakat. Mengonsumsi plastik dapat menyebabkan anoreksia atau kehilangan selera makan. Selain itu, gejala lainnya adalah mual dan pusing.

Jika terlalu sering dikonsumsi, kandungan plastik pada beras plastik juga dapat menempel pada lambung. Gejala tanda awal setelah makan beras plastik adalah perut merasa sakit layaknya orang yang menderita maag.

"Tapi jika dibiarkan bisa menyebabkan kanker kolom atau kanker lambung," jelasnya.

Andriyanto menegaskan, plastik memang tidak layak dikonsumsi. Bahan sintetis hanya boleh digunakan sebagai pembungkus. Itu pun harus dalam pengawasan. "Ada standarnya juga. Tidak semua jenis plastik bisa untuk membungkus makanan," ujar Andriyanto.

Dengan banyaknya bahaya yang ditimbulkan, Andriyanto mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat membeli beras. Bahkan, pihaknya juga meminta masyarakat untuk melihat dengan jeli beras yang akan dikonsumsi.

Andriyanto menjelaskan, ada tiga kandungan yang terdapat dalam beras. Yakni, karbohidrat, protein, dan vitamin B1. "Kandungan vitamin B itu yang membuat beras berwarna putih pudar," katanya.

Dia menambahkan, beras sehat dilihat dari warnanya yang tidak terlalu putih dan tidak bening. "Biasanya putih pudar, lalu ada bintik di tengah," ucap Andriyanto.

Recent Articles

© 2014 ~ 2016 Tino Berita ~ WP Themonic ~ Template by Bloggertheme9 Powered by Blogger ~ News Farras ~ Sehat Kita Semua
TOP